TREVORA menyatukan kantin, pemasok, dan LKBB (Lembaga Keuangan Bukan Bank) dalam satu ekosistem pembiayaan rantai pasok. Kantin beroperasi tanpa modal pribadi, pemasok dijamin pembayarannya, mahasiswa makan pakai saldo beasiswa — semua tercatat real-time.
Mendukung seluruh aktor ekosistem kantin kampus
Ekosistem kantin kampus jalan di tempat karena setiap aktor menanggung risikonya masing-masing. Tidak ada pihak yang menjamin uang, barang, dan arus informasi. Hasilnya: pertumbuhan macet.
LKBB menjamin pembayaran ke pemasok. Kantin operasi tanpa modal. Mahasiswa bayar dengan saldo beasiswa. Semua tercatat.
Setiap langkah memicu transaksi yang tercatat di buku besar TREVORA — tidak ada langkah yang bisa dilompati, tidak ada langkah yang dicatat dua kali.
Lewat dashboard merchant, kantin memilih produk dari katalog pemasok. Sistem otomatis menghasilkan PO-YYYYMMDD-xxxxx per pemasok, dengan total estimasi & tanggal kebutuhan.
Pengajuan masuk antrean LKBB. Saat disetujui, sistem otomatis mengunci Brankas Investasi, mendebet sesuai total estimasi, mencatat PEMBIAYAAN_PO, dan menggeser status PO ke diproses_pemasok. Atomik & idempotent — tidak bisa double-cairkan.
Pemasok mencatat batch produksi, mengisi kurir & nomor resi, mencetak surat jalan. Status PO berubah dikirim; setiap update masuk tracking_history JSON yang bisa dilacak realtime.
Setelah konfirmasi penerimaan (status selesai), kantin tinggal klik Jadikan Menu — bahan baku otomatis terbentuk jadi menu dengan harga pokok & harga jual yang siap dijual via POS.
Kasir membuat QR di POS web; mahasiswa scan via aplikasi Flutter. Saldo beasiswa dipotong, transaksi pembayaran_makanan langsung sukses — tidak ada uang fisik berpindah tangan.
Dari setiap transaksi: HPP kembali ke Brankas Operasional, fee LKBB dihitung dari profit (rumus konfigurabel), sisa laba bersih masuk wallet kantin. Semua mutasi ditulis ganda di ledger_entries.
Sembilan modul utama yang saling terhubung — bukan integrasi pihak ketiga, tapi single source of truth.
LKBB membiayai seluruh PO kantin dari Brankas Investasi. Kantin tidak butuh modal pribadi (program Zero Risk); pemasok dijamin pembayarannya begitu PO disetujui.
Mesin kasir digital: keranjang, kalkulasi kembalian, generate QR. Mahasiswa scan via aplikasi mobile dan bayar pakai saldo beasiswa — tunai pun didukung dengan setoran ke LKBB.
Setiap user punya wallet. LKBB punya tiga brankas terpisah: Investasi (modal kerja), Donasi (beasiswa), Operasional (HPP & fee). Saldo tidak pernah bercampur.
Setiap menu punya harga pokok & harga jual. Saat transaksi terjadi, sistem otomatis menghitung feeLKBB = (profit × %), lalu pisahkan hak kantin & hak LKBB di waktu yang sama.
Pemasok mencatat kurir, nomor resi, dan jadwal pengiriman langsung dari dashboard. Status PO bergerak otomatis lewat state machine: menunggu_lkbb → diproses → dikirim → selesai.
Gerbang onboarding 4-fase untuk merchant: belum_melengkapi → menunggu_review → disetujui/ditolak. Admin menetapkan persentase bagi hasil per merchant saat approve.
Admin mengajukan bantuan untuk mahasiswa; LKBB mereview & mencairkan dari Brankas Donasi langsung ke saldo mahasiswa. Tidak ada uang tunai bisa diselewengkan.
Merchant & pemasok bisa menarik saldo digital ke rekening bank lewat approval LKBB. Kantin yang menerima tunai mencatat tagihan setoran dan menjadwalkan setoran fisik ke LKBB.
Setiap mutasi uang ditulis ke ledger_entries dengan saldo-setelah. Login di-log otomatis. Approval bersifat idempotent — klik 2× tetap aman.
TREVORA dirancang sebagai positive-sum game — setiap aktor punya alasan kuat untuk bergabung dan tetap aktif.
Pemilik kantin kampus. Fokus jualan, tidak pusing soal modal.
Penyedia bahan baku. Pembayaran dijamin LKBB, bukan kantin.
Lembaga Keuangan Bukan Bank. Bank pusat ekosistem — mendanai & mengawasi.
Penerima beasiswa. Makan di kantin pakai saldo digital, bukan tunai pribadi.
Menyumbang ke Brankas Donasi. Setiap rupiah disalurkan ke mahasiswa terverifikasi, tercatat audit-grade — bisa dibuktikan tepat sasaran.
Menyuntik modal kerja ke Brankas Investasi. Mendapat imbal hasil dari fee LKBB yang terkumpul dari volume transaksi ekosistem.
Tiap peran punya panel khusus — admin, LKBB, merchant, pemasok — dengan layout sidebar warna identitas dan komponen yang sesuai tugasnya.
Audit GMV — gabungan transaksi POS & pembiayaan PO
| Order ID | Pihak Terkait | Tipe | Nilai | Status |
|---|---|---|---|---|
| PO-20260524-A831 | Kantin Sukma Sari → Pemasok Tani Jaya | PEMBIAYAAN_PO | Rp 18.450.000 | Didanai |
| TRX-002847 | Mahasiswa Ridho A. → Kantin Sukma Sari | pembayaran_makanan | Rp 18.500 | Sukses |
| BNT-MHS-0029 | Brankas Donasi → Mahasiswa Lestari B. | penerimaan_bantuan | Rp 850.000 | Review LKBB |
| WD-MRC-0418 | Kantin Mbak Yati → Bank BCA | withdrawal | Rp 2.400.000 | Menunggu |
Riwayat penjualan hari ini & bagi hasil otomatis
PO dari kantin → pemasok, dilacak per state
Setiap approval dieksekusi dalam DB::transaction + lockForUpdate
Setiap rupiah ada CREDIT & DEBIT yang seimbang — saldo brankas selalu bisa di-audit sampai entry awal.
Daftarkan peran Anda di TREVORA — Merchant, Pemasok, Donatur, atau Investor — dan mulai operasi dalam satu ekosistem terpadu. Tidak perlu modal awal, tidak perlu setup rumit.